Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik 31 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) pada Senin, 24 Maret 2025, di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 25/P dan 40/P Tahun 2025 sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama internasional dengan negara-negara sahabat.
Para duta besar yang dilantik akan bertugas mewakili kepentingan Indonesia di berbagai belahan dunia, mulai dari kawasan Asia hingga benua Afrika, Eropa, Amerika, dan Oseania. Penunjukan mereka mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperluas pengaruh diplomasi Indonesia dalam menghadapi tantangan global serta memperkuat sinergi ekonomi, politik, dan budaya dengan mitra internasional.
Berikut adalah daftar lengkap 31 Duta Besar LBBP yang dilantik:
- Yuyu Sutisna – Maroko
- Rosan Roeslani – Amerika Serikat
- Desra Percaya – Inggris
- Lalu Muhammad Iqbal – Turki
- Dino Patti Djalal – Kanada
- Fadjroel Rachman – Kazakhstan
- Siti Nugraha Mauludiah – Polandia
- Arief Havas Oegroseno – Belgia
- Andri Hadi – Belanda
- Ibnu Wahyutomo – Austria
- Dewi Savitri Wahab – Denmark
- Sinyo Harry Sarundajang – Filipina
- Nurul Qomar – Brunei Darussalam
- Benny Siahaan – Laos
- Rachmat Budiman – Thailand
- Denny Abdi – Vietnam
- Hermono – Malaysia
- Suhartono – Myanmar
- Iwan Suyudhie Amri – Singapura
- Ronny Prasetyo Yuliantoro – Korea Selatan
- Arrmanatha Nasir – Perancis
- Teuku Faizasyah – Jerman
- Amhar Azeth – Italia
- Rizal Sukma – Jepang
- Hadi Sapto Pamudji – Rusia
- Suryopratomo – China
- Djauhari Oratmangun – India
- Herry Sudradjat – Afrika Selatan
- Sugeng Rahardjo – Brasil
- Budi Bowoleksono – Meksiko
- I Gusti Agung Wesaka Puja – Australia
Pelantikan para duta besar ini merupakan langkah strategis pemerintah Indonesia dalam menjawab dinamika geopolitik global. Para duta besar diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan profesionalisme tinggi, termasuk memperkuat kerja sama bilateral, mempromosikan investasi asing ke Indonesia, serta melindungi kepentingan warga negara Indonesia di luar negeri.
Selain itu, penempatan duta besar di berbagai negara juga menjadi momentum untuk meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia. Dengan memanfaatkan jaringan diplomatik yang kuat, Indonesia dapat memainkan peran lebih aktif dalam isu-isu global seperti perubahan iklim, perdagangan internasional, dan perdamaian dunia.