Miami – Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka , berhasil melaju ke perempat final Miami Open 2025 setelah mengalahkan juara bertahan Danielle Collins dengan skor meyakinkan 6-4, 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 18 menit. Penampilan impresif Sabalenka ditandai dengan 23 pukulan winner, termasuk tujuh ace yang menjadi senjata utamanya. Sementara itu, Collins mencatatkan 17 pukulan winner, namun harus menelan kekalahan akibat 30 unforced errors yang dilakukannya.
Fokus pada Servis: Kunci Kesuksesan Sabalenka
Pasca-penampilannya di Australian Open , Sabalenka mengungkapkan bahwa dirinya telah fokus memperbaiki kualitas servisnya. "Saya sangat senang dengan cara saya melakukan servis saat ini. Menurut saya, dalam pertandingan melawan Danielle, saya mampu menjalankan strategi servis dengan sangat cerdas," ujar Sabalenka seusai pertandingan.
Peningkatan servisnya terbukti efektif, tidak hanya memberikan tekanan kepada lawan tetapi juga membantu dirinya keluar dari situasi sulit. Ketangguhan servis dan kemampuan adaptasinya menjadi faktor utama keberhasilannya meraih kemenangan atas Collins.
Pencapaian Bersejarah di Miami Open
Kemenangan ini menandai kali ketiga Sabalenka mencapai babak perempat final Miami Open sepanjang kariernya. Namun, pada dua kesempatan sebelumnya, langkahnya terhenti di babak yang sama. Pada 2021, ia dikalahkan oleh Ashleigh Barty , sementara pada 2023 ia tersingkir di tangan Sorana Cirstea . Kini, Sabalenka berpeluang untuk melampaui pencapaian sebelumnya dan meraih gelar bergengsi di Miami.
Tantangan Selanjutnya: Zheng Qinwen
Di babak perempat final, Sabalenka akan berhadapan dengan petenis muda berbakat asal Tiongkok, Zheng Qinwen , yang sebelumnya sukses mengalahkan Ashlyn Krueger dengan skor 6-2, 7-6(3). Pertemuan ini akan menjadi ujian berat bagi kedua pemain, mengingat rekor head-to-head Sabalenka atas Zheng cukup dominan. Salah satu pertemuan terakhir mereka terjadi di final Wuhan Open tahun lalu, di mana Sabalenka keluar sebagai pemenang dengan skor 6-3, 5-7, 6-3 setelah pertarungan sengit.
Meski demikian, Zheng dikenal sebagai pemain yang tangguh dan memiliki kemampuan untuk menantang petenis top dunia. Sabalenka pun menyadari bahwa pertandingan mendatang akan membutuhkan fokus dan persiapan maksimal. "Setiap pertandingan di turnamen besar seperti ini adalah tantangan baru. Saya harus siap secara mental dan fisik untuk menghadapi Zheng," tambahnya.